PENGENALAN DESAIN DAN KEBUDAYAAN
(Bagian Pemahaman Kebudayaan)
PENGERTIAN KEBUDAYAAN
- Secara etimologis kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta "buddayah" yang merupakan bentuk jamak dari kata "buddhi" yang berarti budi atau akal.
- Sedangkan dalam bahasa inggris dikenal dengan istilah culture. kata ini berasal dari bahasa latin colere yang berarti mengelolah atau mengerjakan (mengelolah tanah atau bertani)
- Koentjaraningrat juga mengemukakan bahwa Kebudayaan adalah sekuruh sistem gagasan dan rasa, tindakan serta karya yang dihasilkan manusia dalam kehidupan bermasyarakat, yang kemudian dijadikan miliknya dengan belajar.
- Menurut Raymond Williams (pengamat kritikus kebudayaan terkemuka) menjelaskan tentang penggunaan kata atau istilah budaya menjadi 3 arus
- Budaya adalah yang mengacu pada perkembangan intelektual, spiritual, dan estetis dari seorang individu, sebuah kelompok, atau masyarakat.
- Budaya merupakan yang mencoba memetakan khazanah kegiatan intelektual dan artistik sekaligus produk-produk yang dihasilkan (film, benda-benda seni, dan teater). Dalam penggunaan budaya kerap diidentikan dengan istilah "kesenian" (the Arts)
- Budaya adalah sesuatu yang menggambarkan keseluruhan cara hidup, berkegiatan, keyakinan-keyakinan, dan adat kebiasaan sejumlah orang, kelompok atau masyarakat.
WUJUD DESAIN DAN KEBUDAYAAN
J.J Hoenigman membagi kebudayaan menjadi 3 wujud
- Ide (Idea) adalah wujud kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang bersifat abstrak (tidak dapat diraba atau disentuh). Contohnya: Norma adat, keyakinan adat, nilai-nilai moral
- Aktivitas (Activity) adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat. Contohnya; upacara adat, prosesi pernikahan, tarian tradisional
- Artefak (Artefact) adalah wujud kebudayaan yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda dan hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan di dokumentasikan. Contohnya Rumah adat, Alat musik, Pakaian adat, Senjata tradisional dan arsitektur seperti candi dan kuil.
UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN
C.Kluckhon membagi unsur kebudayaan menjadi 7
- Bahasa : fungsi bahasa sebagai alat untuk berkomunikasi dan berekspresi serta adaptasi sosial. Bahasa juga berfungsi untuk mewujudkan seni (sastra), mempelajari naskah kuno serta mempelajari pengetahuan dan teknologi.
- Sistem kepercayaan ; atau yang dikenal juga dengan agama juga terintegrasi dengan kebudayaan. agama adalah sebuah institusi dengan keanggotaan yang diakui dan biasa berkumpul untuk beribadah, dan menerima sebuah paket doktrin yang menawarkan hal terkait dengan sikap yang harus diambil oleh seseorang untuk mendapatkan kebahagiaan sejati.
- Sistem mata pencaharian ; untuk sistem mata pencaharian berfokus pada berburu dan meramu, bercocok tanam di ladang, menangkap ikan.
- Sistem peralatan hidup dan teknologi; teknologi muncul dengan cara manusia mengorganisasikan masyarakat, cara mengekspresikan rasa keindahan dan memproduksi hasil kesenian. Berikut ini beberapa teknologi tradisional ; alat-alat produktif, senjata, alat menyalakan api, wadah, pakaian, tempat berlindung (rumah), alat transportasi.
- Sistem kekerabatan dan kemasyarakatan (organisasi sosial); kekerabatan adalah kelompok sosial yang terdiri beberapa hubungan keluarga yang memiliki darah atau perkawinan. sementara, organisasi sosial dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum atau tidak, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara.
- Kesenian ; kesenian mengacu pada keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan yang dinikmati dengan mata ataupun telinga.
- Sistem pengetahuan; dikelompokan menjadi
- pengetahuan alam
- pengetahuan tentang tumbuh-tumbuhan dan hewan
- pengetahuan tentang anatomi tubuh manusia, sifat dan tingkah laku manusia
- pengetahuan tentang ruang dan waktu
TEMPAT LINGKUNGAN HIDUP MANUSIA
Manusia hidup di tengah-tengah tiga lingkungan, antara lain;
- Lingkungan Material; dalam hal ini tidak dimaksudkan sebagai ekosistem (seperti laut, hutan, dll) namun sebuah lingkungan fisik yang sengaja dibuat untuk kelangsungan hidup manusia, seperti rumah, gedung, jalan raya, taman, pusat perbelanjaan, dsb.
- Lingkungan Sosial; sebagai tempat manusia hidup bersama dengan manusia lainnya dan dapat berinteraksi dan menjalin hubungan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, seperti kelompok sosial, lembaga sosial, kelas sosial, status sosial, gaya hidup, dsb.
- Lingkungan Simbolik; merupakan ruang pertukaran makna atau simbol antara manusia yang satu dengan lainnya. bahasa digunakan manusia untuk mempertukarkan makna.
Karena manusia hidup di ketiga lingkungan tersebut, maka antara lingkungan yang satu dengan yang lain saling mempengaruhi.
SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER


No comments: